atau juga ada yang menyebutkan bahwa Tiwikrama adalah kemampuan titisan Wisnu dan beberapa makhluk lainnya untuk berubah ujud menjadi raksasa yang amat besar, bertangan seribu yang disebut brahala. Dalam pewayangan, tokoh titisan Wisnu yang tergolong sering melakukan Tiwikrama adalah Arjuna Sasrabahu dan Kresna. Selain titisan Wisnu, Dasamuka juga bisa bertiwikrama. Dalam keadaan biasa, Dasamuka hanya berkepala satu. Tak hanya Sri Kresna yang memiliki kemampuan ini, Puntadewa atau Yudistira pun mampu merubah perangai aslinya yang lembut menjadi sosok yang mengerikan.

(Gambar kiri merupakan Anoman dalam kondisi Krodha koleksi Ki Kondang Sutrisno dan gambar kanan merupakan Anoman dalam kondisi normal).

gambar dari : wayang.id
Beberapa tokoh lainnya pun memiliki kemampuan serupa melakukannya.
salah satu contoh tiwikarma yaitu Anoman, beberapa buku pewayangan menyebutkan putra Dewi Anjani itu juga sanggup melakukan tiwikrama. Misalnya ketika ia menjadi duta, waktu ia menyeberangi lautan, Anoman diterkam Wilkataksani dan ditelannya. Saat Anoman berada di dalam tenggorokan raksasa itu, ia melakukan tiwikrama sehingga leher raksasa itu bedah dan Wikataksani mati seketika. Dalam seni kriya, khusus untuk Kresna, Arjuna dan Puntadewa, peraga wayang yang menggambarkan keadaan tiwikrama disebut brahala. Pada pewayangan Jawatimuran
No comments:
Post a Comment